Cerita game ini masih melanjutkan kisah sebelumnya dan mengambil setting waktu enam bulan setelah akhir dari Gears of War pertama, dimana Lightmass Bomb yang diledakkan, telah berhasil memusnahkan sebagian besar Locust Horde. Namun, ledakan itu menyebabkan banyak zat Imulsion yang menguap dan mengakibatkan adanya penyakit yang disebut “Rust Lung” menjangkit populasi manusia. Setelah sejenak saat yang damai, kota Tollen dan Montevado secara misterius menghilang, mengarahkan dugaan atas kejadian tersebut pada Locust. Tidak lama setelah itu, Jacinto Plateau, kediaman terakhir manusia, menunjukkan tanda-tanda akan terjadinya hal serupa. Untuk menghentikan kejatuhan Jacinto, maka COG harus kembali berperang dengan para Locust demi harapan umat manusia. Masih sama seperti sebelumnya, cerita yang dibawakan oleh game ini masih tetep keren dan membuat loe penasaran dengan kelanjutannya, bahkan dengan plot yang lebih dalam kali ini. Enggak gue ragukan lagi kalau salah satu aspek terkuat pada game ini emang terletak pada cerita.Di game-nya yang kedua ini, loe kembali bertemu dengan Marcus dan Dom sebagai dua karakter playable utama. Seiring dengan perjalanan loe, loe bakalan kumpul lagi bareng temen-temen loe, dari yang lama kayak Cole dan Baird, sampai yang baru nongol kayak Tai Kaliso, Benjamin Carmine (adik dari Anthony Carmine), dan Dizzy Wallin. Gameplay dari game ini masih sama seperti sebelumnya, dimana loe bakal menggerakkan karakter loe dengan sudut pandang third-person “over the shoulder.” Seperti sebelumnya, loe juga bakalan bergerak secara tim, dimana loe perlu banget buat saling bahu membahu dalam melewati rintangan serta lawan-lawan loe. Terutama di beberapa bagianyang sangat membutuhkan kerjasama antara loe dan karakter kedua (Dom). Misalnya aja, sewaktu loe mengangkut peledak yang harus loe bawa bareng karakter kedua. Hal ini bakalan lebih terasa menantang sewaktu loe mainkan bareng player dua. Bagian-bagian ini telah membuat game ini jadi terasa lebih seru dan lebih realistis dari sebelumnya. Game ini jadi terasa menyajikan simulasi perang yang lebih real.
Sama seperti di game sebelumnya, menembaki lawan terang-terangan secara frontal dan membabi-buta itu enggak akan membuat loe menang. Loe perlu memanfaatkan objek-objek yang bisa loe pakai sebagai tempat berlindung. Bisa loe bayangkan kalau posisi ngumpet loe masih belum aman, misalnya masih ada celah dari loe yang bisa musuh loe manfaatkan, pastinya umur loe enggak bakalan panjang. AI dari para musuh yang ada di game ini juga bisa terbilang cukup cerdas. Mereka enggak bakalan tinggal diam aja sewaktu loe hujani dengan peluru. Mereka bakalan berpindah atau melakukan variasi yang lainnya, walaupun untuk beberapa bagian, mereka bakalan melakukan sesuatu yang pasti menurut program. Seperti sebelumnya, loe juga enggak akan langsung mati. Loe bakalan sekarat dan menunggu temen loe datang untuk membangkitkan loe lagi, namun kali ini loe bisa bergerak ‘ngesot’ menghampiri temen loe supaya lebih mempermudah mereka dalam menghidupkan loe. Enggak cuma itu aja, loe juga bisa nge-tap tombol A supaya ‘ngesot’ loe jadi lebih cepat. Dengan begitu, maka loe bisa berusaha bertahan dan kabur sebelum loe bener-bener mati atau dibuat mati oleh injakan ala locust. Musuh-musuh loe juga bisa sekarat sama kayak loe. Selama mereka masih sekarat dan belum mati, loe bisa menghampiri mereka dan menjadikan mereka “meat shield” atau perisai hidup yang bisa loe manfaatkan untuk menyerang.
Senjata-senjata baru juga bakalan memanjakan loe di GoW2 ini. Berbagai senjata baru yang cukup jadi favorit udah gue temukan di game ini. Mulai dari mortar, flamethrower, boomshield, dan lainnya. Salah satu yang jadi favorit gue di game ini adalah boomshield yang bisa memberikan loe excellent defense. Dengan berlindung di balik boomshield yang loe bawa, berbagai macam tembakan bisa loe tahan. Namun, dibalik kelebihan tersebut, loe enggak bisa menggunakan senjata selain one-handed gun. Senjata-senjata ini telah dibuat sedemikian rupa supaya bisa menyajikan game yang lebih balance dan menarik tentunya. Selain itu, loe juga punya variasi yang lebih banyak dan menarik dalam hal serangan melee. Serangan chainsaw yang jadi khas GoW juga masih jadi sajian loe kali ini. Yang serunya, loe juga bakalan menghadapi lawan dengan senjata yang hampir serupa dengan lancer assault rifle loe, dan mereka juga bisa melakukan inisiatif yang sama untuk melakukan serangan chainsaw sama seperti yang bisa loe lakukan. Apabila loe berinisiatif untuk melakukan serangan chainsaw, maka lawan loe dengan senjata yang serupa tersebut juga dapat mengantisipasi hal itu dan loe akan memasuki chainsaw duel. Untuk memenangkan duel tersebut, loe harus menekan tombol B secepat mungkin. Selain itu, loe juga masih bisa menghajar atau menginjak musuh yang sudah sekarat. Dengan begitu, maka GoW2 ini jadi terasa makin seru buat loe mainkan deh.

No comments:
Post a Comment